Sembelit Dan Lower Back Pain: Penyebab, Penanganan, Dan Pemeriksaan

women-connect-asia.com – Sembelit dan lower back pain dapat saja duduk kasus yang berafiliasi lantaran berasal dari satu kondisi yang sama. Namun, ada juga tanda yang saling tidak berhubungan, tapi muncul bersama-sama. Kedua gangguan ini sering memunculkan tanda yang nyaris sama sehingga beberapa orang sering kebingungan untuk mengetahui kondisi kesehatan yang dialami.

Kondisi kesehatan yang dapat memicu tanda kedua penyakit

Beberapa kondisi kesehatan di bawah ini dapat saja menjadikan sembelit dan juga lower back pain secara bersamaan. Amati baik-baik supaya Anda memahaminya dengan sempurna.

Wanita yang sedang mengalami endometriosis biasanya mempunyai jaringan asing yang tumbuh di rahim. Jaringan ini dapat membesar dan tumbuh ke mana saja. Umumnya Jaringan yang tumbuh asing akan menawarkan tekanan ke area atas atau perut dan juga ke belakang di area pinggang.Bowel obstruction. Kalau seseorang mengalami gangguan di usus atau lantaran ada benda yang menyumbat usus, kotoran tidak akan dapat dikeluarkan. Dampaknya perut akan terus mengalami pembesaran dan sembelit muncul bersamaan dengan nyeri di potongan belakang tubuh.Irritable bowel syndrome (IBS). Seseorang dengan kondisi IBS akan sering mengalami duduk kasus menyerupai diare, sembelit, nyeri di potongan belakang tubuh, kram, dan kembung di perut yang terjadi berkali-kali.Penyakit liver atau hati. Penyakit yang terjadi di hati menyerupai Hepatitis, kanker, hingga sirosis dapat menjadikan gangguan pencernaan menyerupai sembelit. Selanjutnya, penyakit juga menjadikan perut terus membesar, nyeri, mual, dan pada kondisi yang langka dapat menekan saraf di tulang belakang.Inflammatory bowel disease (IBD). Penyakit ini biasanya menjadikan inflamasi di dalam usus dan memicu kondisi diare juga sembelit. Kalau sudah parah, IBD dapat memicu nyeri hingga ke potongan belakang tubuh.Seseorang dengan kondisi ini akan mengalami duduk kasus pada persendian. Area persendian jadi sensitif dan terasa sangat perih untuk digunakan. Seseorang dengan kondisi ini akan gampang sekali mengalami lelah, duduk kasus dengan tidur, sembelit, dan duduk kasus pencernaan lainnya.Kanker pankreas. Pankreas yang mengalami kanker tidak akan memunculkan tanda-tanda yang banyak. Namun, jikalau sudah parah dan stadiumnya tinggi, seseorang akan gampang sekali mengalami duduk kasus menyerupai lower back pain, nyeri di perut, dan duduk kasus pencernaan lainnya.Infeksi susukan kemih. Kalau seseorang mengalami bisul susukan kemih dan kondisinya sedang parah, inflamasi akan menjalar ke kandung kemih, ginjal, dan uretra. Kalau bisul hingga ke ginjal lower back pain dapat saja terjadi bersamaan dengan duduk kasus pencernaan.Inflamasi dan bisul intra dapat terjadi di rongga perut. Seseorang yang mengalami ini dapat mencicipi sembelit, perut terasa penuh, dan nyeri di seluruh tubuh.Penyebab dari sembelit

Sembelit dapat disebabkan oleh beberapa duduk kasus menyerupai yang terdaftar di bawah ini:

Terjadi penyumbatan di susu akhir salah makan atau menelan sesuatu yang tidak dapat diolah oleh sistem pencernaan.Jarang minum air putih dan mengalami dehidrasi. Dalam satu hari kita disarankan untuk minum sebanyak 6-8 gelas air.Diet yang dijalani supaya bermasalah menyerupai jarang sekali mengonsumsi makanan yang mengandung serat menyerupai buah dan sayuran.Fungsi dari kelenjar tiroid menurun atau mengalami hipotiroidisme.Mengalami IBD dan IBS.Jarang melaksanakan acara fisik menyerupai olahraga. Meski tidak intens dan hanya jalan kaki saja, Anda harus melakukannya dengan rutin.Gangguan pada otot yang ada di panggul.Mengonsumsi obat yang mempunyai efek samping berupa sembelit.Seseorang yang pernah mengalami duduk kasus di usus dan melaksanakan operasi, kemungkinan besar akan gampang sekali mengalami sembelit. Itulah kenapa teladan makan harus diperhatikan dengan baik.Penyebab dari lower back pain

Lower back pain lebih banyak disebabkan oleh kondisi-kondisi yang terbilang kronis. Berikut beberapa duduk kasus yang memicu lower back pain selengkapnya.

Seseorang yang mengalami osteoporosis mempunyai tulang belakang yang cenderung keropos. Kondisi ini dapat memicu nyeri yang besar lengan berkuasa di potongan belakang dan bawah tubuh.Masalah tulang belakang lainnya. Misal mengalami lordosis atau skoliosis. Seseorang dengan kondisi kesehatan ini akan kerap mengalami lower back pain. Apalagi jikalau ada saraf yang terjepit dan tulang tidak segera direkonstruksi.Terlalu sering memakai otot punggung hingga ke bawah. Misal pekerjaan lebih banyak mengangkat benda dan jongkok. Nyeri di lower back pain dapat terjadi dan ketika menyiksa.Tumor di tulang belakang. Tumor di tulang belakang memang jarang terjadi. Namun, jikalau hingga terjadi dapat menjadikan lower back pain yang parah.Saraf kejepit di area tulang belakang.Penanganan tanda di rumah

Penanganan di rumah untuk meredakan nyeri dan perasaan tidak nyaman dapat dilakukan dalam bentuk:

Menggunakan obat pereda nyeri yang banyak tersedia di pasaran menyerupai ibuprofen.Mulai melaksanakan acara fisik meski tidak intens. Lakukan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tubuh.Minum lebih banyak air putih. Jangan hingga kurang dari 6 gelas air putih setiap harinya.Gunakan kompres hangat atau hirau taacuh untuk ditempelkan ke area yang nyeri.Makan sesuatu yang berserat lebih banyak.Pemeriksaan dokter

Anda disarankan untuk segera menemui dokter jikalau nyeri di potongan belakang badan dan juga di perut tidak juga hilang sesudah beberapa hari dan penanganan di atas tidak berhasil. Selanjutnya jikalau hingga mengeluarkan darah dari urine dan perasaan tidak nyaman lain menyerupai badan jadi kebas hingga susah bergerak, ada baiknya segera memeriksakan diri ke dokter lantaran duduk kasus serius dapat saja terjadi.

Inilah beberapa ulasan perihal kekerabatan antara low back pain dengan sembelit. Secara umum, dua kondisi kesehatan ini tidak berhubungan. Namun, dapat muncul lantaran penyebab yang sama dan tanda-tanda yang muncul dan dirasakan juga mempunyai sedikit kemiripan. Nah, di antara dua duduk kasus ini, mana saja yang pernah Anda alami?