Efisol: Manfaat, Dosis, Efek Samping, Dll

women-connect-asia.com – Efisol obat apa? Efisol yaitu obat yang dipakai untuk mengobati infeksi ekspresi akhir jamur dan bakteri. Obat Efisol terdiri dari beberapa bentuk sediaan yang mempunyai kandungan, cara pakai, dosis, dan golongan obat yang berbeda.

Ketahuilah lebih lanjut isu ihwal obat Efisol. Informasi di bawah ini akan menjelaskan bentuk sediaan, kandungan, manfaat, indikasi, kontraindikasi, dosis, cara pakai, efek samping, dan harga Efisol.

Rangkuman Informasi Obat EfisolNamaEfisol   Kelas TerapiObat anti-infeksi jamur dan basil di mulutBentuk SediaanTablet hisap dan cairan kumurGolongan ObatObat bebas (Efisol tablet hisap) dan obat bebas terbatas (Efisol cairan kumur)KandunganDequalinium klorida dan vitamin C (Efisol tablet), Dequalinium klorida dan Timol (Efisol Liquid)ManfaatMengobati infeksi ekspresi yang diakibatkan oleh jamur dan bakteriIndikasi PenggunaanInfeksi ekspresi lantaran jamur dan bakteriKontraindikasiHipersenstivitas, ibu hamil, ibu menyusuiDosis1 tablet per 3-5 jam (tablet), 2-4 kali sehari (liquid). Lihat keterangan di bawah!Cara pakaiDihisap (tablet), dioles atau berkumur (cairan). Lihat keterangan di bawah!Efek sampingIritasi mulut, reaksi alergiHargaRp30.000-35.000 (per dos atau per botol)Bentuk Sediaan Efisol

Bentuk sediaan Efisol ada dua, yaitu oral dan topikal. Efisol per oral berbentuk tablet hisap, sedangkan dalam bentuk topikal berupa cairan kumur yang bersifat antiseptik. Efisol tablet hisap termasuk golongan obat bebas yang sanggup dibeli tanpa resep dokter di toko obat berizin ataupun di apotek.

Efisol dalam bentuk cairan kumur tergolong obat bebas terbatas tetapi Anda masih sanggup membelinya tanpa resep dokter di toko obat atau apotek. Tablet hisap Efisol dijual dalam kemasan dos atau strip.

Setiap satu dos berisi dua strip dan masing-masing strip berjumlah 10 tablet hisap atau 1 dos berisi 20 tablet. Cairan kumur Efisol dijual dalam kemasan botol kecil. Setiap satu botol larutan kumur Efisol mempunyai volume higienis sebesar 10 mL.

Meskipun bukan tergolong obat keras, penyimpanan Efisol sebaiknya dilakukan di daerah yang jauh dari jangkauan anak-anak. Simpanlah obat Efisol di daerah yang sejuk, kering, dan terhindar dari sinar matahari semoga struktur kimia kandungan Efisol tidak berubah.

Kandungan Efisol

Kandungan Efisol tidak sama pada dua bentuk sediaannya. Akan tetapi, kedua bentuk sediaan Efisol mengandung Dequalinium klorida yang merupakan antibakteri dan antijamur.

Efisol tablet hisap mengandung Dequalinium klorida sebesar 0,25 mg dan vitamin C (Asam Askorbat) sebanyak 50,00 mg untuk setiap tabletnya. Vitamin C di dalam tablet juga berfungsi untuk membantu penyembuhan luka akhir infeksi.

Cairan kumur Efisol tidak mengandung vitamin C. Setiap satu mL Efisol cair mengandung 5 mg Dequalinium klorida dan 2,5 mg Timol. Kandungan timol mempunyai sifat yang sama seperti Dequalinium klorida, yaitu distributor antibakteri dan antijamur.

Manfaat Efisol

Obat Efisol bermanfaat untuk mengobati infeksi pada selaput mukosa dan rongga ekspresi yang disebabkan oleh kegiatan jamur dan bakteri. Manfaat Efisol tablet juga sanggup membantu pembentukan jaringan pada mukosa ekspresi yang terluka akhir infeksi.

Di samping itu, manfaat Efisol juga sanggup mengatasi problem amis ekspresi yang tidak sedap yang dikarenakan oleh infeksi jamur atau bakteri. Saat infeksi jamur dan basil tersebut sudah sembuh, maka aroma ekspresi sudah tidak menjadi bau.

Indikasi Efisol

Efisol memang bukan tergolong obat keras, namun pemakaiannya tetap harus sesuai aturan. Aturan pakai Efisol yang benar yaitu dikala Anda mempunyai indikasi. Sebaiknya, pastikan indikasi pemakaian Efisol oleh diagnosis dokter.

Memang Anda sanggup membeli Efisol tanpa resep dokter, tetapi dokter sanggup memastikan indikasi Anda secara tepat. Anda sanggup memakai Efisol kalau mengalami penyakit infeksi basil atau jamur di mulut. Kondisi ini juga sering disebut sariawan.

Akan tetapi, jangan hanya lantaran Anda melihat ada sariawan di mulut, bibir, gusi, atau pengecap Anda, maka Anda pribadi sanggup memakai Efisol tablet atau liquid. Sangat dianjurkan untuk memastikan apakah sariawan tersebut lantaran infeksi jamur dan basil atau bukan.

Kontraindikasi Efisol

Penggunaan Efisol sanggup jadi tidak sanggup dilakukan meskipun Anda mempunyai indikasinya. Anda tidak sanggup memakai Efisol kalau mempunyai problem hipersensitivitas terhadap salah satu dari kandungan Efisol.

Apabila Anda memaksa memakai Efisol sedangkan Anda mempunyai alergi, maka Anda sanggup mengalami reaksi alergi yang cukup berisiko. Efisol dalam bentuk cairan kumur tidak sanggup dipakai oleh ibu hamil, perempuan yang berencana hamil, dan ibu menyusui.

Pasalnya, kandungan Timol di dalam cairan kumur Efisol hanya bersifat topikal dan sanggup berbahaya kalau hingga tertelan oleh ibu hamil dan menyusui. Kandungan timol berisiko memengaruhi tumbuh kembang janin dan laktasi.

Peringatan Penggunaan Obat Efisol

Sebelum memakai obat Efisol, sebaiknya Anda memperhatikan beberapa hal di bawah ini. Ini penting semoga Anda terhindar dari efek samping Efisol yang sanggup merugikan kesehatan Anda.

Berikut ini yaitu beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:

Sebaiknya tidak memperlihatkan Efisol pada belum dewasa sebelum melaksanakan konsultasi dengan dokterKonsultasikan terlebih dulu sebelum memakai obat ini apabila Anda hamil, berencana hamil, dan menyusuiLansia yang hendak memakai Efisol sebaiknya berkonsultasi duluPasien yang pernah mempunyai alergi terhadap obat antibakteri atau antijamur perlu berkonsultasi duluPerhatikan tanggal kadaluarsa, dosis, daerah penyimpanan, dan cara memakai EfisolDosis Efisol

Gunakanlah Efisol sesuai takaran yang tertera pada kemasan atau yang dianjurkan dokter untuk sanggup mencapai tujuan pengobatan. Penggunaan Efisol yang sesuai takaran juga sanggup mengurangi risiko mengalami efek samping Efisol lantaran kesalahan dosis.

Berikut ini yaitu takaran Efisol menurut bentuk sediaannya:

No.Jenis obat EfisolDosis1Efisol tablet1 tablet per 3 jam (dosis awal)1 tablet per 4-5 jam (dosis bila infeksi sudah mereda)2Efisol cairan kumurEfisol ditambah air sebanyak 2-4 kali sehari (infeksi mulut)Efisol tanpa gabungan air sebanyak 2-4 kali sehari (sariawan)Cara Pakai Efisol

Cara memakai Efisol tablet yaitu pribadi menelannya. Sebaiknya, gunakan Efisol tablet sehabis makan, yakni 1 jam sehabis makan. Hal ini bertujuan semoga Anda terhindar dari iritasi lambung atau problem pencernaan lainnya.

Efisol dalam bentuk cairan kumur dipakai dengan dua cara, yaitu diencerkan terlebih dahulu dan tanpa pengenceran dengan air. Apabila bukan sariawan, maka efisol perlu diencerkan.

Pengenceran dilakukan dengan menambahkan 10-20 tetes Efisol liquid di dalam 1 gelas air kemudian gunakan dengan berkumur dalam beberapa waktu. Cara memakai Efisol liquid untuk kasus sariawan yaitu dengan mengoleskan Efisol cair secara pribadi (tanpa diencerkan) ke area tersebut.

Efek Samping Efisol

Efek samping Efisol tidak terlalu berat selama penggunaan masih mengikuti hukum pakai dan takaran yang dianjurkan. Penggunaan Efisol mungkin sanggup menyebabkan iritasi di ekspresi dan beberapa rasa yang tidak nyaman di sekitar mulut.

Efisol sanggup menyebabkan efek samping yang serius kalau pasien tersebut mempunyai hipersensitivitas, yaitu berupa reaksi alergi. Reaksi alergi yang mungkin muncul menyerupai pusing, sakit perut, mual, muntah, sesak napas, gatal, ruam, dan wajah bengkak.

Segeralah mencari pemberian medis terdekat apabila Anda mengalami efek samping Efisol!

Harga Efisol

Harga Efisol tergantung pada bentuk sediaan dan jumlahnya. Efisol tablet dijual dengan harga sekitar Rp30.000 per dos (20 tablet), sedangkan harga Efisol liquid Rp35.000 per botol (10 mL).

 

 

Sumber:

PIONAS-BPOM: Efisol (Pencarian). http://pionas.pom.go.id/cari/konten/EfisolDrugInfoSys: Dequalinium (Cl). http://www.druginfosys.com/drug.aspx?drugcode=1230&type=1DrugInfoSys: Thymol. http://www.druginfosys.com/drug.aspx?drugcode=1254&type=1