Crohn’S Disease: Penyebab, Gejala, Diagnosis, Dan Lainnya

women-connect-asia.com – Apakah Anda atau keluarga menderita crohn’s disease? Penyakit crohn yaitu penyakit kronis pada saluran pencernaan yang sanggup menciptakan penderitanya cukup stres akhir aneka macam komplikasi yang ditimbulkan.

Ketahuilah lebih dalam perihal crohns disease semoga sanggup memahaminya. Jika Anda telah memahami crohn’s disease, maka ini sanggup membantu Anda atau keluarga dalam mengambil tindakan yang tepat. Simaklah informasi lengkap tentang penyakit crohn melalui ulasan ini!

Apa itu crohn’s disease?

Crohns disease yaitu penyakit yang mengakibatkan peradangan kronis di lapisan saluran pencernaan mulai dari lisan sampai anus. Penyakit crohn sering terjadi di bagian bawah usus kecil telah dilaporkan.

Pada umumnya, Crohn’s Disease sanggup menimpa pria maupun wanita di aneka macam kelompok usia. Akan tetapi, biasanya penderita penyakit Crohn berusia antara 15-40 tahun. Berbagai etnis juga sanggup mengalami Crohn’s Disease.

Penyebab crohn’s disease

Penyebab niscaya dari crohn’s disease masih belum diketahui. Banyak yang menduga bahwa penerapan diet tertentu sanggup mengakibatkan penyakit crohn. Namun, sudah ditegaskan oleh para pakar bahwa hal tersebut bukan penyebab crohn’s disease.

Teori yang sekarang lebih diyakini terkait penyebab penyakit crohn melibatkan beberapa faktor ibarat imunitas tubuh, genetik, dan lingkungan. Sistem kekebalan tubuh yaitu faktor yang dianggap paling berperan terhadap insiden crohn’s disease.

Ada beberapa faktor yang sanggup meningkatkan risiko terjadinya crohn’s disease, yaitu:

Usia – sering terjadi pada usia antara 20-30 tahunEtnis – sering terjadi pada etnis kulit putihRiwayat keluarga yang terkena penyakit CrohnKebiasaan merokokTerapi obat AINS (Anti-Inflamasi Non Steroid)Pola diet – sering menimpa orang yang sering mengonsumsi kuliner tinggi lemak dan kuliner olahanLingkungan kawasan tinggal

Baca Juga: 5 Pemicu Radang Usus Buntu yang Harus Diwaspadai

Gejala penyakit crohn

Gejala penyakit Crohn tergantung pada penggalan usus mana yang meradang dan terjadi mulai dari tahap ringan sampai berat. Penyakit crohn biasanya mempunyai tanda-tanda yang sangat menyiksa bahkan menciptakan stres penderitanya alasannya cukup menyakitkan.

Berikut ini yaitu beberapa tanda-tanda penyakit crohn:

Sakit perut atau kram perutDiareDemamKelelahanNafsu makan berkurangPendarahan di saluran cerna (mulut, kerongkongan, lambung, usus kecil, usus besar, rektum, anus)Ada darah di fesesNyeri anusAda nanah di lisan atau ususAnemia

Kapan harus ke dokter?

Temuilah dokter Anda jikalau Anda mempunyai tanda-tanda berupa:

Ada darah di tinjaDiare lebih dari semingguSering sakit perutKehilangan berat badanDiagnosis crohn’s disease

Ada beberapa tindakan yang akan dilakukan oleh dokter untuk menegakkan diagnosis crohn’s disease. Diagnosis yang mungkin dilakukan dokter sanggup lebih dari satu guna memastikan insiden penyakit kronis ini.

Berikut ini yaitu beberapa tindakan diagnosis yang mungkin akan dilakukan dokter:

Tes darah – uji darah bertujuan untuk mendeteksi apakah Anda mengalami anemia atau tindakPemeriksaan feses – investigasi feses yang biasanya dilakukan yaitu tes darah tersembunyiKolonoskopi – dokter sanggup melihat kondisi peradangan di dalam saluran cernaCT Scan – memberi pencitraan saluran cerna dengan sinar-XMRI – memperlihatkan gambar jaringan pada sistem organ saluran cerna secara lebih detailEndoskopi kapsul – ibarat mirip kolonoskopi tetapi ini memakai kapsul yang terdapat kamera, sehingga kondisi saluran cerna sanggup dicitrakan di layarKomplikasi penyakit crohn

Kejadian crohn’s disease sanggup menjadikan aneka macam komplikasi yang seringkali menyebar ke dalam lapisan jaringan usus. Komplikasi penyakit crohn bahkan sanggup mengancaw jiwa penderitanya.

Apa saja komplikasi crohn’s disease yang mungkin terjadi?

Dehidrasi – alasannya mengalami diare parahPenurunan berat badanKurang giziSering dan cepat lelahPeradangan di penggalan tubuh lain (mata, kulit, sendi, dan lainnya)Perkembangan seksual tergangguPeradangan di hatiPendarahan di dalam saluran cernaAnemia defisiensi besiGangguan perembesan makananRisiko kanker usus

Itulah beberapa komplikasi yang sanggup muncul alasannya mengalami crohn’s disease. Biasanya, orang yang mengalami komplikasi tersebut dikarenakan tidak cepat mengambil langkah perawatan. Oleh alasannya itu, penting untuk mengetahui apa saja perawatan penyakit Crohn.

Perawatan penyakit crohn

Masih belum diketahui, obat yang sanggup menyembuhkan crohn’s disease. Namun, perawatan penyakit crohn sanggup meredakan gejalanya yang menyakitkan. Penderita crohn’s disease yang melaksanakan pengobatan mempunyai kehidupan yang lebih baik.

Berikut ini yaitu beberapa tindakan yang sanggup dilakukan sebagai terapi perawatan crohn’s disease:

1. Terapi obat

Terapi obat yang dilakukan pada perawatan penyakit Crohn bertujuan untuk meredakan tanda-tanda yang muncul, sehingga penderita tidak terlalu mengalami rasa sakit dan ketidaknyamanan lainnya.

Ada beberapa jenis obat yang umum diberikan pada penderita crohn’s disease, yaitu:

Obat anti-inflamasiObat kortikosteroidObat antibiotikObat imunosupresanUstekinumab (Stelara)Obat anti-diareObat analgesik

Baca Juga: 8 Obat Sakit Perut Berdasarkan Penyebabnya

2. Pemberian suplemen

Pengobatan penyakit Crohn yang bersifat simptomatik juga dilakukan dengan cara memperlihatkan suplemen. Beberapa jenis aksesori yang umum diberikan, di antaranya:

Suplemen zat besiSuplemen kalsium dan vitamin DMultivitamin (vitamin B12)3. Perbaikan gizi

Perawatan penyakit Crohn juga perlu dilakukan dengan melaksanakan perbaikan referensi diet dan asupan gizi. Perbaikan referensi diet yang perlu dilakukan meliputi diet tinggi serat, diet rendah lemak, membatasi asupan laktosa (susu), dan perbanyak minum air putih.

4. Operasi

Operasi yaitu pengobatan terakhir yang perlu dilakukan jikalau perawatan penyakit Crohn yang telah disebutkan sebelumnya tidak mempunyai imbas yang signifikan terhadap penderitanya.

Anda perlu tahu bahwa crohn’s disease yang diderita tidak serta merta sembuh sehabis menjalankan operasi. Operasi yang dilakukan hanya untuk memperbaiki penggalan saluran pencernaan yang rusak. Inilah mengapa pasien crohn’s disease sanggup mempunyai lebih dari satu operasi.

 

 

Sumber:

MayoClinic: Crohn’s disease. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/crohns-disease/symptoms-causes/syc-20353304 [diakses pada 20 Juni 2019]CrohnsColitisFoundation: Overview of Crohn’s Disease. https://www.crohnscolitisfoundation.org/what-is-crohns-disease/overview [diakses pada 20 Juni 2019]NHS: Crohn’s Disease. https://www.nhs.uk/conditions/crohns-disease/ [diakses pada 20 Juni 2019]MedicalNewsToday: What is Crohn’s disease? https://www.medicalnewstoday.com/articles/151620.php [diakses pada 20 Juni 2019]Healthline: Understanding Crohn’s Disease. https://www.healthline.com/health/crohns-disease#causes [diakses pada 20 Juni 2019]