7 Ancaman Cacing Kremi Bagi Kesehatan Badan (Wanita Wajib Tahu)

women-connect-asia.com – Cacing kremi yang berkembang di dalam tubuh insan sanggup berkembang biak serta mengakibatkan beberapa tanda-tanda ibarat gatal, ruam pada anus, sampai rasa nyeri. Apabila jumlah cacing kremi terus bertambah banyak, maka hal itu bisa mengakibatkan komplikasi. Lantas, apa ancaman cacing kremi bagi kesehatan?

Mengenali Bahaya Cacing Kremi pada Tubuh

Sebelum membahas mengenai ancaman cacing kremi, perlu Anda ketahui juga bahwa cacing kremi yaitu infeksi benalu yang berukuran kecil sekitar 2-13 mm. Memiliki nama latin Enterobius vermicularis, hewan ini membutuhkan tubuh inang semoga sanggup berkembang biak.

Perlu diketahui bahwa cacing kremi akan bertumbuh di dalam kanal pencernaan dan berkembang biak dengan cara bertelur. Biasanya, cacing kremi yang akan bertelur dan keluar melalui anus dikala malam hari untuk meletakan telurnya di lipatan kulit sekitar anus.

Dampak lanjutannya, biasanya seseorang akan merasa gatal di sekitar anus. Seorang anak yang mempunyai cacing kremi juga akan terlihat rewel lantaran tidurnya di malam hari terganggu, nafsu makan menurun, dan berat tubuh turun drastis terutama ketika mengalami infeksi berat.

Pada anak perempuan, cacing kremi di kemaluan akan menciptakan iritasi atau rasa gatal. Kulit di sekitar anus juga bisa lecet jawaban garukan yang keras dan berulang. Meski cacing kremi bukanlah duduk masalah kesehatan yang serius, hal itu bisa mengakibatkan beberapa gangguan.

Berikut yaitu beberapa bahaya cacing kremi yang harus Anda waspadai, di antaranya:

1. Vulvovaginitis

Bahaya cacing kremi yang pertama dan harus diwasapadi yaitu terjadinya vulvoganitis. Meski masalah ini yaitu sesuatu yang jarang terjadi, cacing kremi betina bisa bermigrasi dari anus ke vagina, yang kemudian menyebabkan vulvovaginitis (peradangan pada kawasan vagina).

Gejala ini termasuk iritasi dan keputihan yang terasa sangat tidak nyaman oleh penderitanya. Oleh lantaran itu, kalau Anda mengira adanya vulvovaginitis, segera konsultasikan kepada dokter.

2. Gangguan nutrisi

Bahaya cacing kremi berikutnya yaitu terganggunya asupan nutrisi tubuh. Infeksi benalu ini memengaruhi pengolahan dan penyerapan makanan, sehingga mengakibatkan hilangnya vitamin, protein, karbohidrat, dan lemak dalam jumlah besar. Seorang anak yang mengalami gangguan nutrisi, tumbuh kembang dan prestasi belajarnya akan menurun.

3. Usus luka

Luka pada usus disebabkan lantaran cacing cambuk dewasa membenamkan kepalanya pada dinding usus besar. Selain itu, cacing ini juga bisa bertelur 5-10 ribu butir per hari.  Pada masalah infeksi yang berat, diare yang Anda alami bisa bisa mengandung darah dan lendir.

Selain cacing cambuk dewasa, cacing tambang juga bisa menembus kulit dan terbawa oleh pembuluh darah ke usus halus, jantung dan paru-paru. Infeksi cacing tambang ini akan mengakibatkan perlukaan usus yang lebih dalam sehingga mengakibatkan perdarahan yang lebih berat.

4. Gatal di sekitar anus

Cacing kremi sering keluar dari anus dikala seseorang tidur. Oleh lantaran itu, dokter akan menyarankan Anda untuk memakai plester khusus yang ditempelkan di kulit sekitar anus pada pagi hari sesudah bangkit tidur. Jika ditemukan adanya telur, kemungkinan rasa gatal di sekitar anus Anda disebabkan oleh cacing kremi.

5. Menulari orang lain dengan mudah

Meski cacing kremi berbentuk kecil dan bersarang di usus besar, bahaya cacing kremi yang perlu diwaspadai yaitu infeksi ini gampang menular. Telur cacing kremi pada tubuh bisa mengakibatkan rasa gatal, dan umumnya area yang terasa gatal yaitu anus. Selain berada di anus, telur bisa bersembunyi pada kuku, melekat dipakaian, handuk, serta seprai, sehingga sanggup dengan gampang menular pada orang lain.

Telur cacing bisa bertahan beberapa hari di tangan. Jadi, kalau Anda memegang barang  atau melaksanakan kontak dengan orang lain maka telur sanggup dengan berpindah ke Anda.

6. Membuat anak kejang

Pada beberapa orang, cacing kremi tidak mengatakan gejala-gejala khusus. Sementara pada masalah yang lain, cacing kremi bisa mengakibatkan hilangnya nafsu makan, tidak bisa tidur dengan tenang, mual, sampai terjadinya radang usus buntu. Jika hal ini dialami oleh anak-anak, pengaruh terburuknya yaitu mengakibatkan kejang.

7. Radang kanal tuba

Bahaya cacing kremi yang terakhir yaitu mengakibatkan peradangan pada kanal tuba. Hal itu disebabkan lantaran acara cacing kremi di dalam tubuh mengakibatkan radang pada kanal tuba, sehingga banyak cairan nanah mengendap di kanal tersebut.

Cairan nanah mempermudah basil lain bergabung dan mengarah ke pembuluh getah bening, sehingga mengakibatkan pembengkakan.

Mencegah dan Mengatasi Cacing Kremi

Setelah Anda mengetahui beberapa ancaman cacing kremi ibarat di atas, hal penting lain yang juga harus dipahami yaitu cacing kremi yaitu penyakit yang gampang disembuhkan namun gampang juga untuk kambuh. Oleh karenanya, hal-hal berikut ini harus Anda lakukan untuk mencegah masuknya cacing kremi.

Berikut yaitu beberapa langkah pencegahan semoga cacing kremi semoga tidak masuk ke dalam tubuh, di antaranya:

Membiasakan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, terutama sebelum makan.Rutin memotong dan membersihkan kuku jari.Hindari kebiasaan menggigit kuku, lantaran kebiasaan jelek ini bisa menciptakan cacing kremi masuk dengan ke dalam tubuh.Ganti pakaian dalam setiap hari.Membersihkan anus tiap pagi.Jangan aneka macam pakaian dan peralatan langsung dengan orang lain.Jaga kebersihan tubuh dengan mandi setiap hari. Cacing jenis akan berkembang biak pada malam hari.

Setelah Anda mengetahui bagaimana langkah pencegahan semoga tidak terkena cacing kremi, lantas bagaimana seseorang yang sudah mengalami cacing kremi dan ingin mengeluarkannya?

Cara memancing cacing kremi keluar yang utama yaitu memakai obat-obatan. Penderita bisa mencoba obat oral anti-cacing ibarat albendazole, mebendazole, dan pirantel pamoat. Sebelum mengonsumsi obat tersebut, sebaiknya konsultasi dahulu dengan dokter.