17 Tanda-Tanda Kanker Otak Yang Perlu Anda Kenali Waspadai!

women-connect-asia.comKanker otak yakni akhir dari pertumbuhan sel yang tidak normal di otak. Kanker otak sanggup muncul dari sel-sel otak primer, sel-sel yang membentuk komponen otak lainnya (misalnya, membran, pembuluh darah), atau dari pertumbuhan sel kanker yang berkembang di organ lain dan yang telah menyebar ke otak oleh anutan darah (metastasis atau kanker otak sekunder). Lantas menyerupai apa tanda-tanda kanker otak? Gejala yang muncul sangat tergantung di penggalan otak mana tumor tersebut muncul. Selengkapnya simak gejalanya di bawah ini.

Ciri-Ciri dan Gejala Kanker Otak yang Wajib Diwaspadai

Gejala tumor otak bervariasi tergantung pada jenis, ukuran, dan lokasi sempurna di otak. Berikut ini yakni tanda-tanda umum tumor dan kanker otak yang berisiko mengganggu kesehatan Anda, di antaranya:

1. Gejala serebral umum

Gejala kanker otak berupa perubahan mental yang ringan (psikomotor asthenia), yang dirasakan oleh keluarga bersahabat penderita berupa: gampang tersinggung, emosi, labil, pelupa, perlambatan acara mental dan sosial, kehilangan inisiatif dan spontanitas, mungkin diketemukan ansietas dan depresi. Gejala ini berjalan progresif dan sanggup dijumpai pada 2 atau 3 kasus.

2. Sakit kepala

Diperkirakan 1 % penyebab sakit kepala yakni tumor otak dan 30% tanda-tanda awal tumor otak yakni nyeri kepala. Sedangkan tanda-tanda kanker otak lanjut ditemukan 70% kasus.

Sifat nyeri kepala bervariasi dari ringan dan episodik hingga berat dan berdenyut, umumnya bertambah berat pada malam hari dan pada dikala bangun tidur pagi, serta pada keadaan di mana terjadi peninggian tekanan tinggi intrakranial. Adanya nyeri kepala dengan psikomotor asthenia perlu dicurigai tumor otak.

3. Pusing

Pusing kepala atau vertigo menjadi salah satu ciri-ciri kanker otak yang cukup berbahaya. Kondisi ini samar, menyerupai sakit kepala. Orang yang menderita vertigo ditandai dengan perasaan menyerupai berputar-putar meski dikala sedang istirahat.

4. Kejang

Bangkitan kejang sanggup merupakan tanda-tanda awal dari tumor otak pada 25 % kasus, dan lebih dari 35 % masalah pada stadium lanjut. Diperkirakan 2 % penyebab bangkitan kejang yakni tumor otak. Perlu dicurigai penyebab bangkitan kejang yakni tumor otak bila:

Bangkitan kejang pertama kali pada usia lebih dari 25 tahunMengalami post iktal paralisisMengalami status epilepsiResisten terhadap obat-obat epilepsiBangkitan disertai dengan tanda-tanda tekanan tinggi intrakranial lain. Bangkitan kejang ditemui pada 70 % tumor otak di korteks, 50 % pasien dengan astrositoma, 40 % pada pasien meningioma, dan 25 % pada glioblastoma.5. Penglihatan bermasalah

Ketika sel tumor di otak, saraf mata di dalam otak akan terganggu dan mengalami tekanan sehingga Anda mengalami penglihatan kabur atau bahkan mengalami kebutaan.

6. Perubahan mood

Ciri-ciri kanker otak biasanya mengalami suasana hati atau mood yang sanggup berubah lantaran tidak terkendalinya kondisi otak. Otak penggalan depan (frontal lobe) adalah bagian yang sanggup mengendalikan kepribadian Anda dan gangguan emosi dalam sifat dan berdikap.

7. Kehilangan memori dan kebingungan

Masalah memori sanggup disebabkan oleh tumor di lobus frontal atau temporal. Tumor di lobus frontal atau parietal juga sanggup memengaruhi budi sehat dan pengambilan keputusan. Misalnya, Anda mungkin mengalami ciri-ciri kanker otak berikut:

Sulit berkonsentrasi, dan Anda gampang terganggu.Anda sering galau wacana hal-hal sederhana.Anda tidak sanggup melaksanakan banyak kiprah dan mengalami kesulitan merencanakan apa pun.Memiliki duduk masalah memori jangka pendek.

Ini bisa terjadi dengan tumor otak pada tahap apa pun. Kondisi ini juga bisa menjadi dampak samping dari kemoterapi, radiasi, atau perawatan kanker lainnya. Masalah-masalah ini sanggup diperburuk oleh kelelahan.

Masalah kognitif ringan sanggup terjadi lantaran banyak sekali alasan selain tumor otak. Mereka sanggup menjadi hasil dari kekurangan vitamin, obat-obatan, atau gangguan emosional, antara lain.

8. Kelelahan

Kelelahan lebih dari sekadar merasa sedikit lelah sesekali. Ini yakni beberapa tanda bahwa Anda benar-benar mengalami kelelahan:

Benar-benar kelelahan sebagian besar atau sepanjang waktu.Merasa lemah secara keseluruhan dan anggota tubuh Anda terasa berat.Sering tertidur di tengah hari.Kehilangan kemampuan untuk fokus.Mudah tersinggung

Kelelahan bisa disebabkan oleh kanker otak. Tetapi kelelahan juga bisa menjadi dampak samping dari perawatan kanker. Kondisi lain yang mengakibatkan kelelahan termasuk penyakit autoimun, kondisi neurologis, dan anemia.

9. Depresi

Depresi yakni tanda-tanda kanker otak yang umum di antara orang-orang yang telah mendapatkan diagnosis tumor otak. Bahkan pengasuh dan orang yang dicintai sanggup mengalami depresi selama periode perawatan. Ini sanggup muncul sebagai:

Perasaan duka bertahan lebih usang dari apa yang tampak normal untuk situasi tersebutKehilangan minat pada hal-hal yang dulu Anda sukaiKurang energi, sulit tidur, susah tidurPikiran melukai diri sendiri atau bunuh diriPerasaan bersalah atau tidak berharga10. Mual dan muntah

Anda mungkin mengalami mual dan muntah pada tahap awal lantaran tumor mengakibatkan ketidakseimbangan hormon.

Selama perawatan untuk kanker otak, mual dan muntah bisa menjadi dampak samping dari kemoterapi atau perawatan lain.

Tentu saja, Anda sanggup mengalami mual dan muntah lantaran banyak sekali alasan lain, termasuk keracunan makanan, influenza, atau kehamilan.

11. Mati rasa

Seperti mati rasa, kehilangan perasaan di penggalan tubuh atau wajah yakni sesuatu yang harus diperhatikan. Khususnya kalau suatu tumor terbentuk pada batang otak — tempat di mana otak Anda terhubung dengan sumsum tulang belakang — Anda mungkin mengalami kehilangan perasaan atau gerakan-gerakan canggung.

12. Kaku

Jika Anda menemukan diri Anda meraba-raba kunci, langkah yang hilang, atau berjuang dengan keseimbangan Anda, kekakuan di lengan, kaki, atau tangan bisa menjadi ciri kanker otak. Masalah berbicara, menelan, atau mengendalikan verbal wajah Anda yakni beberapa cara kekakuan yang muncul di atau sekitar kepala.

13. Infertilitas

Kelenjar pituitari, yang terletak di dasar otak, kalau terkena tumor sanggup mengeluarkan hormon dalam jumlah besar atau mencegah kelenjar normal bekerja. Kehilangan fungsi seksual, infertilitas, perubahan siklus menstruasi atau duduk masalah hamil bisa terjadi.

14. Kehilangan keseimbangan

Ketika berjalan mulai menjadi sulit dan ada kecenderungan untuk bersandar ke satu sisi, itu bisa disebabkan oleh tumor di otak kecil, area otak yang bertanggung jawab atas keseimbangan dan koordinasi.

15. Kehilangan pendengaran atau indera pendengaran berdengung

Karena kemampuan untuk memahami bahasa dikelola oleh lobus temporal, ia juga bertanggung jawab untuk memungkinkan Anda mendengar suara.

Jika Anda mengalami gangguan pendengaran dari satu sisi atau sensasi dengung konstan, yang dikenal sebagai tinitus, Anda harus berkonsultasi dengan dokter, yang sanggup memilih apakah gejalanya cukup parah untuk menemui hebat saraf.

16. Kesulitan merangkai kata-kata

Dua pusat bicara di otak memungkinkan kita untuk mengerti dan memahami ucapan serta mengaktifkan otot-otot yang membuat suara. Tumor di otak akan berarti kedua kemampuan terhambat, seringkali dalam bentuk bicara cadel atau gagap.

17. Penurunan berat badan

Ciri kanker otak yang satu ini tampak terang dari bobot dan penampilan penderitanya. Kondisi ini belum sanggup diketahui apa penyebabnya.

Tetapi, penurunan berat tubuh kemungkinan lantaran duduk masalah metabolisme yang diakibatkan gangguan kognitif dan jarang beraktivitas pada penderita kanker otak.

Gejala Tekanan Tinggi Intrakranial (TTIK)

Berupa keluhan nyeri kepala di tempat frontal dan oksipital yang timbul pada pagi hari dan malam hari, muntah dan penurunan kesadaran. Pada investigasi ditemukan papil udem atau edema. Keadaan ini perlu tindakan segera lantaran setiap dikala sanggup timbul ancaman herniasi. Selain itu sanggup dijumpai parese N.VI akhir teregangnya N.VI oleh TTIK. Tumor-tumor yang sering memperlihatkan tanda-tanda TTIK tanpa gejala-gejala fokal maupun lateralisasi yakni meduloblatoma, spendimoma dari ventrikel III, haemangioblastoma serebelum, dan craniopharingioma.

Selain tanda-tanda umum di atas ada gejala-gejala spesifik menurut lokasi dan fungsi otak yang diserang, antara lain:

1. Tumor pada lobus frontal:Perubahan sikap dan kepribadianPenurunan kemampuan menilai sesuatuPenurunan daya penciumanPenurunan daya ingatKelumpuhan pada salah satu sisi tubuhPenurunan fungsi mental atgau kognitifPenurunan penglihatan dan radang syaraf mata.2. Tumor pada lobus parietal:Penurunan kemampuan bicaraTidak bisa menulisTidak bisa mengenali seseorangKejang-kejangDisorientasi ruang.3. Tumor pada lobus oksipital:Kehilangan penglihatan pada salah satu atau kedua belah mataKejang-kejang.4. Tumor pada lobus temporal:Penurunan kemampuan bicaraKejang-kejangKadang tanpa tanda-tanda sama sekali.5. Tumor pada fosa posterior:Gangguan berjalanNyeri kepalaMuntah.6. Tumor pada cerebello pontin angie:Gangguan pendengaran7. Tumor pada batang otak:Perubahan sikap dan emosional (lebih sensitif, gampang tersinggung)Sulit bicara dan menelanMengantukSakit kepala, terutama pada pagi hariKehilangan pendengaranKelemahan syaraf pada salah satu sisi wajahKelemahan syaraf pada salah satu sisi tubuhGerakan tak terkontrolKehilangan penglihatan, kelopak mata menutup, juling, dll.Muntah.8. Tumor pada selaput otak:Sakit kepalaKehilangan pendengaranGangguan bicaraInkontinensi (tidak bisa mengontrol buang air kecil/besar)Gangguan mental dan emosional (apatis, anarkis, dll)Mengantuk berkepanjanganKejang-kejangKehilangan penglihatan.9. Tumor pada kelenjar pituitary:Berhenti menstruasi (amenorrhea)Memproduksi air susuImpotensi.10. Tumor pada hipotalamus:Gangguan perkembangan seksual pada anak-anakKerdilBerhenti menstruasi (amenorrhea)Gangguan cairan dan elektrolit.11. Tumor pada ventrikel:HidrosefalusLeher kakuKepala miringNyeri kepala mendadakPenglihatan kaburPenurunan kesadaran.

Walaupun mengalami salah satu atau beberapa tanda-tanda menyerupai di atas, belum tentu seseorang mengidap tumor atau kanker otak. Untuk memastikannya perlu dilakukan investigasi pribadi oleh dokter seorang hebat (bedah) syaraf dan investigasi lanjutan menyerupai CT scan, MRI, angiogram, myelogram, spinal tap, serta biopsi.