15 Manfaat Bermain Bagi Anak Usia Dini (No. 8 Sangat Penting)

women-connect-asia.com – Mengisi acara anak usia dini dengan bermain ialah hal yang sia-sia? Itu ialah anggapan yang keliru! Faktanya, ada banyak manfaat bermain yang bisa didapatkan oleh belum dewasa semenjak usia dini.

Ingin tahu apa saja manfaatnya? Simaklah banyak sekali manfaat bermain bagi anak usia dini yang perlu Anda ketahui melalui artikel ini. Penjelasan ini bisa memudarkan keraguan Anda wacana pentingnya bermain bagi anak usia dini.

Manfaat Bermain bagi Anak Usia Dini

Tahukah Anda bahwa manfaat bermain meliputi banyak aspek, menyerupai aspek fisik, bahasa, intelektual, kecerdasan emosi, kreativitas, sosial, bahkan spiritual? Sayangnya, hal ini belum diketahui oleh banyak orang tua.

Inilah banyak sekali manfaat bermain bagi anak usia dini:

1. Mendukung perkembangan panca indera

Manfaat bermain yang cepat dirasakan oleh anak Anda terletak pada aspek fisik. Salah satunya ialah bisa meningkatkan kemampuan panca indera mereka. Dengan bermain, belum dewasa bisa berguru karakteristik dari indera penglihatan, penciuman, pendengaran, perasa, dan peraba.

Sejak dini, belum dewasa pun sudah mengenak banyak sekali warna, bentuk, aroma, bunyi, rasa, dan tekstur. Memperkenalkan hal-hal tersebut melalui kegiatan bermain lebih efektif dan menyenangkan daripada mengajarkannya dengan text book.

Baca Juga: 15 Permainan Anak Perempuan yang Edukatif dan Menyenangkan

2. Mengembangkan kemampuan motorik

Sudah cukup disebut oleh para pakar pendidikan atau pemerhati anak bahwa acara bermain bermanfaat untuk berbagi keterampilan motorik anak. Kemampuan motorik halus dan bernafsu anak akan berkembang dengan baik melalui kegiatan bermain.

Permainan indoor dan statis cenderung melatih kemampuan motorik halus, menyerupai bermain lego, blok, mewarnai, dan lainnya. Kemampuan motorik bernafsu biasanya dilatih dengan acara bermain dinamis atau bergerak dan cocok di outdoor, seperti berlari, lempar-tangkap, melompat, memanjat, dan lainnya.

3. Menyalurkan energi berlebih

Anak-anak usia dini cenderung mengalami tantrum. Salah satu penyebab tantrum pada anak ialah alasannya ia mempunyai energi yang berlebih tetapi tidak disalurkan dengan baik. Banyak yang tidak menyadari bahwa bermain bisa meredam tantrum anak.

Hal ini dikarenakan manfaat bermain bagi anak usia dini ialah untuk menyalurkan energi fisik ekstra mereka. Ada banyak ilham permainan yang bisa ‘menguras’ energi anak secara menyenangkan. Tantrum pun bisa diminimalisir.

4. Merangsang kemampuan kognitif

Kebanyakan orang tahu bahwa cara meningkatkan kemampuan kognitif anak ialah dengan mengajarkannya secara text book menyerupai di kursi sekolah. Kemampuan kognitif anak bisa dirangsang dengan cara bermain.

Bermain bagi anak usia dini yang dirancang dengan baik mempunyai manfaat yang serupa dengan berguru di kelas bahkan dinilai lebih efektif. Belajar sambil bermain ialah cara yang cocok bagi anak usia dini. Hal yang perlu Anda lakukan ialah merancang kurikulum bermain dengan esensi berguru dan bahan pelajaran yang sesuai usia.

5. Melatih kemampuan memecahkan masalah

Tantangan hidup yang niscaya akan dihadapi oleh anak Anda di masa depan ialah bagaimana cara memecahkan masalah. Ya, tidak ada satu pun insan yang luput dari banyak sekali permasalahan.

Belajar memecahkan persoalan tidak harus menunggu anak dewasa. Sejak usia dini, belum dewasa bisa dilatih kemampuannya dalam memecahkan masalah, yakni dengan cara bermain.

6. Melatih konsentrasi

Tentunya Anda ingin mempunyai anak yang berprestasi bukan? Memiliki konsentrasi yang baik ialah salah satu hal penting yang perlu dimiliki anak mencapai prestasi dalam bidang apa pun (akademis ataupun akademis).

Manfaat bermain bagi anak usia dini ternyata bisa melatih kemampuan anak berkonsentrasi. Salah satu jenis permainan yang baik untuk melatih konsentrasi ialah bermain peran. Selama anak berpura-pura menjalankan perannya, ia akan berusaha berkonsentrasi layaknya seseorang dengan profesi tersebut.

7. Melatih kemampuan verbal

Kasus speech delay yang terjadi pada belum dewasa semakin banyak. Tidak ingin anak Anda mengalami keterlambatan bicara? Ajaklah ia bermain aneka permainan yang merangsang kemampuan verbalnya.

Anda bisa mengajaknya bermain tebak benda, warna, gambar, atau apa pun itu yang bisa meledakkan kosakatanya. Selain itu, permainan tersebut juga bisa memperbaiki artikulasi anak biar semakin jelas.

8. Memiliki kecerdasan emosi

Sudah banyak yang tahu bahwa kesuksesan orang sering kali dipengaruhi oleh kecerdasan emosinya. Tidak sedikit orang yang dianggap tidak cerdas tetapi bijaksana, tenang, dan rendah hati telah mempunyai kehidupan yang lebih baik dari banyak sekali aspek kehidupan dibanding orang cerdas tetapi emosinya labil.

Meningkatkan kecerdasan emosi ternyata salah satu dari manfaat bermain yang jarang diketahui para orang bau tanah padahal ini sangat penting bagi anak. Aktivitas bermain bisa menyalurkan kehendak anak, agresivitasnya, dan menetralisir emosi negatifnya. Inilah yang menciptakan emosi belum dewasa lebih stabil di masa depan.

9. Memupuk jiwa kompetitif dan sportif

Manfaat bermain bagi anak usia dini juga bisa memupuk jiwa kompetitif dan sportif yang perlu dimiliki di masa depan. Dunia ini tak ubahnya menyerupai perlombaan pada banyak aspek. Anak yang telah terlatih jiwanya untuk berkompetisi secara sehat dan mendapatkan kekalahan cenderung selalu siap menghadapi tantangan hidup.

Baca Juga: Manfaat dan Jenis Olahraga untuk Balita (Para Ibu Harus Tahu!)

10. Menanamkan perilaku patuh

Dalam setiap permainan biasanya mempunyai peraturan sebagaimana hal-hal yang ada di kehidupan umat manusia. Dengan bermain, anak sudah mulai diperkenalkan akan adanya peraturan dan berusaha mematuhinya.

11. Mengembangkan kepemimpinan

Siapa pun itu perlu mempunyai jiwa kepemimpinan, terlebih jikalau anak Anda ialah seorang pria yang kelak akan menjadi pemimpin di keluarga kecilnya. Manfaat bermain bisa berbagi jiwa kepemimpinan anak.

12. Meningkatkan daya kreativitas

Semakin hari dunia semakin berkembang dan ternyata perkembangan tersebut lebih mengarah pada kreativitas. Daya kreativitas anak akan berkembang dengan acara bermain alasannya ia akan melatih imajinasinya terus berkembang.

13. Meningkatkan keterampilan berkomunikasi

Banyak permainan yang bisa merangsang anak untuk mengemukakan pendapat dan gagasannya. Tanpa disadari, hal tersebut merupakan saran untuk melatih keterampilannya berkomunikasi.

Baca Juga: Tak Disangka, Ternyata Ini 10 Manfaat Main Catur untuk Anak

14. Membiasakan sosialisasi

Manusia ialah mahluk sosial yang saling membutuhkan. Seseorang yang terbiasa bersosialisasi dengan baik cenderung mempunyai kehidupan yang lebih seimbang dan tenang. Manfaat bermain yang satu ini bisa didapatkan si kecil jikalau ia melaksanakan permainan bersama saudara atau teman-temannya.

15. Meningkatkan wawasan keagamaan

Manfaat bermain bagi anak usia dini bisa menyentuh aspek spiritual, benarkah demikian? Anda bisa melaksanakan permainan tebak gambar atau aneka permainan lain yang bisa meningkatkan wawasan keagamaannya.

Berbagai manfaat bermain yang telah disebutkan bisa didapatkan oleh buah hati Anda jikalau Anda mengajaknya permainan yang positif secara rutin. Rancanglah ilham permainan yang meliputi manfaat-manfaat di atas. Selamat mencoba!

 

 

Sumber:

UNY: Eva Imania Eliasa. Pentingnya Bermain bagi Anak Usia Dini. http://staffnew.uny.ac.id/upload/132318571/penelitian/Microsoft+Word+-+PENTINGNYA+BERMAIN+BAGI+ANAK+USIA+DINI.pdf [diakses pada 25 Juni 2019]